Kita tau Ramadhan hendak lepas,
Mungkin Dzikir menjadi santapan yg lebih pantas dan pas,
Selain kidung takbir bagi pemilik Arsy,
Mari beningkan hati dengan Dzikir,
Cerahkan jiwa dengan Cinta,
Dampingi hari-hari dengan senyum,
Tapi….
Entah jika itu kudapat maaf dari-MU SAYANG,
Sembari kumenunggu embun pagi di saat hari fitri,
Memandang mentari membuka kelopak bersama kumandang takbir,
Mungkin hatimu berdarah-darah luka dulu,
Hapuslah sayatan yg pernah aku ukir,
Mari kita nikmati sebutir kelapa bersama,
Segelas teh manis berdua,
Dipagi fitri,
Menyambut jiwa suci.



0 comments:
Post a Comment